KPU Kulonprogo Tetapkan Dua Pasangan Calon Bupati

by
SERAHKAN PENETAPAN: Ketua KPU Kulonprogo, Muh Isnaini, menyerahkan berita acara penetapan pasangan calon (paslon) bupati wakil bupati kepada kedua tim paslon, Senin (24/10).(kecirit.com/Panuju Triangga)

SERAHKAN PENETAPAN: Ketua KPU Kulonprogo, Muh Isnaini, menyerahkan berita acara penetapan pasangan calon (paslon) bupati wakil bupati kepada kedua tim paslon, Senin (24/10).(kecirit.com/Panuju Triangga)

KULONPROGO, kecirit.com – KPU Kulonprogo menetapkan dua pasangan calon Hasto Wardoyo – Sutedjo dan Zuhadmono Ashari – Iriani Pramastuti sebagai pasangan calon bupati-wakil bupati yang akan bertarung dalam Pilkada 2017 mendatang. Penetapan dilakukan dalam rapat pleno di kantor KPU Kulonprogo, Senin (24/10), yang dihadiri tim kedua pasangan calon, Panwas Kulonprogo, serta KPU DIY. Ketua KPU Kulonprogo, Isnaini mengatakan, penetapan dilakukan setelah penelitian berkas pencalonan dan berkas syarat calon beberapa waktu lalu.“Semua lengkap dan memenuhi syarat untuk ditetapkan menjadi pasangan calon, sehingga hari ini ditetapkan menjadi pasangan calon,” kata Isnaini.

Terkait gelar bangsawan, keagamaan, dan akademik, Isnaini mengatakan, pihaknya telah berkonsultasi kepada KPU DIY. Hasilnya, KPU DIY setelah berkonsultasi juga kepada KPU RI menjelaskan bahwa penyesuaian gelar masih dimungkinkan setelah penetapan tersebut.

“Batas waktunya, harapannya sebelum masa selanjutnya sudah ada bukti penambahan gelar sesuai yang seharusnya, berupa KTP elektronik atau surat keterangan pengganti KTP,” tuturnya.

Isnaini menegaskan, penyesuaian atau penambahan gelar bukan merupakan perbaikan syarat-syarat calon yang tahapannya sudah lewat. Perubahan tersebut juga tidak akan mempengaruhi tahapan. Karena hanya pencantuman gelar dalam daftar pasangan calon dan surat suara.“Ini bukan perbaikan, karena kalau perbaikan berkaitan dengan syarat-syarat
calon. Ini bukan syarat calon gelar itu, penyesuaian saja,” imbuhnya.

Ketua Tim Pemenangan Zuhadmono-Iriani (Hadir), Yusron Martofa mengatakan, sebelum pengundian nomor urut paslon Selasa (25/10) jam 10 pihaknya akan menyerahkan dokumen-dokumen pendukung untuk penyesuaian gelar bangsawan, gelar keagamaan, maupun akademik.“Artinya untuk pencantuman nama gelar bangsawan, gelar keagamaan, dan akademik saya kira tidak ada persoalan yang berarti,” tambahnya.

Ketua DPC PDIP Kulonprogo yang mengusung pasangan Hasto-Tedjo, Sudarto mengatakan, pihaknya juga akan mengupayakan melengkapi dokumen pendukung untuk pencantuman gelar keagamaan Haji untuk Hasto Wardoyo. Meski demikian, pihaknya tidak begitu mempermasalahkan permasalahan gelar tersebut.

“Kami upayakan melengkapi, tapi kami juga tidak punya target yang seperti itu. Karena semua orang juga tahu Pak Hasto itu juga haji. Rakyat lebih mudah menyebut nama Hasto Tedjo tidak apa-apa bagi kami, hanya administrasi KPU kami hormati saja,” imbuhnya.
(Panuju Triangga/CN40/SM Network)

loading...