Korban Kecelakaan Kerja Selayaknya Bekerja Kembali

by
Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

JAKARTA, kecirit.com – Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) merupakan program jaminan sosial Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan yang memberikan perlindungan kepada pekerja atas risiko pekerjaan. Salah satu manfaat ini adalah hadirnya program JKK-Return to Work (RTW), yang memastikan pekerja bekerja kembali pasca terjadinya kecelakaan kerja yang mengakibatkan kecacatan atau disabilitas.

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Krishna Syarif, di Jakarta, Rabu, menyampaikan apresiasi para pengusaha yang mendukung program JKK-RTW ini. Diharapkan setiap perusahaan memprioritaskan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam melakukan pekerjaan sehari-hari, meski ada program JKK-RTW.

“Program JKK-RTW ini bertujuan untuk membantu pekerja yang mengalami kecelakaan kerja untuk bisa kembali bekerja dengan kondisi kecacatan atau keterbatasan fisik yang diderita, bahkan mendapatkan keterampilan baru,” Ujar Krishna.

Sejak tahun 2016, tercatat sebanyak 1096 perusahaan peserta BPJS Ketenagakerjaan telah mendukung program ini. Di mana para pekerja yang bekerja di perusahaan tersebut secara otomatis mendapatkan perlindungan JKK-RTW jika sesuatu yang tidak diinginkan menimpa pekerja yang sampai mengakibatkan cacat.

Ia menjelaskan, program ini membantu para pekerja dimana pekerja yang mengalami kecelakaan akan diberikan pendampingan sejak saat pengobatan di rumah sakit, pemulihan pasca pengobatan dan perawatan hingga pelatihan kerja untuk mendapatkan keterampilan yang sesuai dengan kondisi fisiknya.

“Tentunya pendampingan untuk bisa kembali kerja ini membutuhkan waktu sehingga pekerja tersebut bisa siap untuk kembali belerja di lingkungan pekerjaan masing-masing, atau usaha mandiri,” tambahnya.

Kepala Kantor Wilayah DKI Jakarta, Endro Sucahyono, mengatakan bahwa saat ini pihaknya sudah menggandeng sekitar 71 rumah sakit trauma center, 95 klinik/ Faskes TC dan 7 BLKD atau pusat pelatihan yang ada untuk memudahkan para pekerja mendapatkan pelayanan terbaik.

“Sepanjang tahun 2016, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah DKI Jakarta telah menangani kasus kecelakaan kerja sebanyak 5.093 kasus dan 82% di antaranya merupakan peserta pria,” ungkap Endro.

(Wahyu Atmaji/CN19/RED_KECIRIT NEWS UPDATE)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *