Komplotan Perampok Jual Murah Muatan Truk Tronton ke Penadah

by
Truk muatan besi yang sempat dibawa kabur oleh pelaku rekayasa perampokan ditemukan oleh Satreskrim Polres Rembang di sebuah SPBU Kabupaten Demak. (kecirit.com/ Ilyas al Musthafa)

Truk muatan besi yang sempat dibawa kabur oleh pelaku rekayasa perampokan ditemukan oleh Satreskrim Polres Rembang di sebuah SPBU Kabupaten Demak. (kecirit.com/ Ilyas al Musthafa)

REMBANG, kecirit.com – Kasus rekayasa perampokan tronton Nopol L 9599 UF di Jalan Pantura Rembang pada Minggu pekan lalu, memasuki babak baru. Berdasarkan penyidikan yang dilakukan petugas kepolisian, muatan truk yang bernilai Rp 1,9 miliar hanya dijual oleh kawanan pelaku sebesar Rp 266.350.000,-.

Muatan truk tersebut dijual oleh kawanan pelaku kepada seorang penadah di Kota Semarang. Selain itu, dari pendalaman yang dilakukan oleh kepolisian, muatan truk yang dijual terdiri dari kuningan, tembaga dan aluminimum.

Polisi juga telah menetapkan dua tersangka baru selain sopir bernama Taufik Ichwan Gozali. Dua tersangka baru itu adalah Budi Utomo (28), warga Dusun Kedaton Desa Klino Rt 12 Rw 6 Kecamatan Sekar Bojonegoro Jatim.

Satu tersangka lagi adalah Moh Taufik (38) warga Desa Glanggang Kecamatan Beci Pasuruan Jatim. Keduanya ditangkap saat terlibat kecelakaan lalu-lintas menggunakan barang bukti di Kabupaten Nganjuk, Jatim.

Kasatreskrim Polres Rembang, AKP Ibnu Suka mengatakan, tersangka Budi saat ini sudah berada di Polres Rembang untuk pengembangan kasus. Sedangkan tersangka Moh Taufik, masih berada di Satlantas Polres Nganjuk karena sedang menjalani penyidikan kasus laka-lantas.

Seperti diberitakan sebelumnya, rekayasan perampokan atas tronton muatan kuningan, tembaga dan aluminimum di Jalan Pantura Rembang, Minggu (5/3) lalu berhasil diungkap polisi. Modus operandinya adalah sopir berpura-pura dibius dan dirampok oleh pelaku lainnya.

(Ilyas al-Musthofa/ CN33/ SM Network)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *