Komnas HAM Turun Tangan ke Proyek TPA Sampah

by
Foto: kecirit.com / dok

Foto: kecirit.com / dok

KLATEN, kecirit.com – Proyek pengadaan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Desa Troketon, Kecamatan Pedan diadukan warga ke Komnas HAM.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan ESDM Pemkab Klaten, Tajudin Akbar mengatakan adanya laporan warga ke Komnas HAM baru diketahui setelah ada surat ke Pemkab yang menyatakan Komnas HAM akan turun tangan ke Klaten.

“Komnas HAM mungkin pekan ini ke Klaten,” jelasnya, Rabu (26/10).

Tajudin menjelaskan, Pemkab. Telah menggelar pertemuan untuk memberikan jawaban atas laporan itu kepada tim Komnas HAM. Selama ini, proyek pengadaan TPA sudah sesuai aturan yang ada.

Baik UU, PP, Perda maupun syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam proses pembangunan. Sekda Pemkab Klaten, Jaka Sawaldi mengatakan selama ini pembangunan oleh Pemkab sudah sesuai aturan. Proyek pun tetap akan dilanjutkan.

<B>Khawatir Dampak<P>

Menurut Kades Kalangan, Kecamatan Pedan, Fahrudin mengatakan hari Kamis tim Komnas HAM akan ke Pemkab. Aduan ke Komnas HAM itu dilayangkan oleh Sutrisno yang mengatasnamakan warga. ”Sebagai Kades, apa yang dirasakan warga sudah saya sampaikan,” katanya.

Menurutnya, pemerintah desa tidak bisa berbuat banyak sebab proyek sudah berjalan. Namun diakui masih ada beberapa warganya yang khawatir. Terutama berkaitan dengan kekhawatiran dampak ke sungai-sungai di desanya yang berada di sekitar TPA.

Kabid Kebersihan dan Pertamanan Dinas PU dan ESDM Pemkab Klaten, Muh Anwar Sodiq mengatakan aduan itu tidak berpengaruh pada proyek TPA. Pembangunan tetap berjalan dan sudah hampir 100 persen. Pekan ini peralatan pemilah dan pencacah sampah sudah tiba di TPA.

TPA itu dibangun sudah dengan merujuk aturan yang ada. TPA belum dioperasikan sehingga belum ada dampak yang ditimbulkan. Di TPA itu sampah akan dipilah dan dimanfaatkan sebagai kompos dan bahan daur ulang sehingga tidak berdampak.

(Achmad Hussain/CN19/RED_KECIRIT NEWS UPDATE)