Kader GP Ansor Juga Dituntut Paham Pertanian dan Wirausaha

by
Wabup H Arief Rohman membuka pelatihan wirausaha produktif. (kecirit.com/Abdul Muiz)

Wabup H Arief Rohman membuka pelatihan wirausaha produktif. (kecirit.com/Abdul Muiz)

BLORA, kecirit.com – Tak hanya berjibaku urusan keagaamaan, sosial, dan kemasyarakatan, kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor juga dituntut memahami hal ikhwal tentang pertanian dan wirausaha. Pengetahuan tersebut tak hanya untuk diri sendiri. Melainkan juga disebarluaskan kepada masyarakat.

Untuk membekali para kadernya paham seluk beluk pertanian, GP Ansor bekerjasama dengan Balai Besar Peningkatan Produktifitas Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktifitas Kementerian Ketenagakerjaan RI menggelar
pelatihan budidaya tanaman buah-buahan selama tiga hari. Pembukaan pelatihan yang dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Blora H Arief Rohman itu berlangsung di Pondok Pesantren Al-Banjari, Kelurahan/ Kecamatan Tunjungan, Rabu (28/9).

Para peserta pelatihan akan menjalani praktik langsung menanam buah-buahan.”Praktek langsung ini diharapkan bisa dikembangkan ke masyarakat dan komunitas-komunitas,” ujar Ketua GP Ansor Jateng Sholahuddin Ali.

Menurutnya, pelatihan tersebut bertujuan memberdayakan kader-kader GP Ansor Blora, sehingga menjadi kader yang aktif dalam pembangunan. Apalagi menurutnya, Kabupaten Blora berkomitmen menjadi sentra buah dan peternakan.”Melalui kegiatan ini diharapkan bisa membantu mewujudkan program-program pemerintah memberdayakan masyarakat sesuai potensi daerah setempat,” katanya.

Kepala Balai Besar Peningkatan Produktifitas Direktorat Jenderal Pembinaan, Pelatihan dan Produktifitas Kementerian Ketenagakerjaan RI, Sri Utami Indarti menuturkan, di beberapa daerah banyak lahan yang tidak produktif. Menurutnya, banyak yang tidak menyadari bahwa lahan tersebut bisa menjadi aset berharga jika dikelola dengan baik.

Melalui pelatihan ini, kata Sri Utami, para peserta diharapkan tidak hanya cakap dalam menanam dan memelihara tanaman buah. Melainkan juga diajak berpikir. Artinya, peserta harus mempunyai perencanaan ke depan, yaitu bagaimana kader GP Ansor mampu membudidayakan tanaman buah-buahan yang memiliki nilai ekonomi tinggi.”Ke depan, kami berharap kader Ansor ini menjadi wirausaha tangguh dan mampu membawa daerahnya maju,” ujarnya.
(Abdul Muiz/ CN40/ SM Network)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *