Jembatan Singocandi Urai Ketersendatan Bae

by
Foto: Murianews.com

Foto: Murianews.com

KUDUS, kecirit.com – Pembangunan Jembatan Singocandi di perbatasan Desa Panjang (Kecamatan Bae) dan Desa Singocandi (Kecamatan Bae) diharapkan dapat mengurai ketersendatan di antara dua kawasan tersebut. Meskipun manfaat infrastruktur tersebut ditunggu, tetapi proses pengerjaan tetap harus sesuai ketentuan yang ada.

Sekda Kudus Noor Yasin mengemukakan hal tersebut kepada kecirit.com, Senin (26/9). Ditemui saat memantau proses pembangunan jembatan siang kemarin, dia menanyakan sejumlah hal kepada pelaksana kegiatan. Salah satunya, terkait target penuntasan dan material yang digunakannya. “Segala sesuatunya tetap harus sesuai ketentuan,” paparnya.

Pemkab Kudus melalui dinas terkait akan selalu memantau pengerjaan pembangunan infrastruktur yang ada. Menurutnya, upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran yang memungkinan terjadinya persoalan di kemudian hari. “Sejauh ini, perkembangan pembangunan infrastruktur masih cukup baik,” jelasnya.

Sementara itu, Kadinas Bina Marga Pengairan Energi dan Sumber Daya Mineral (BPESDM) Sam’ani Intakoris menambahkan, sejauh ini pengerjaan Jembatan Singocandi masih
sesuai rencana awal. Setiap hari perkembangan pembangunan jembatan yang digelar institusinya termasuk di kawasan tersebut selalu dipantau. “Kalau ada persoalan akan langsung dicarikan solusinya,” ujarnya.

Menurutnya, jembatan sepanjang 45 meter dan lebar 4,5 meter diharapkan dapat mengurai ketersendatan yang sebelumnya sering terjadi pada pagi dan sore hari. Selain itu, jembatan tersebut selanjutnya dapat dilewati dua kendaraan roda empat dari arah berlawanan. Mengenai kekuatan jembatan diperkirakan dapat menahan berat sekitar 40 ton. (Anton WH/CN38/SM Network)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *