Jalan-Jalan Asyik di Kebun Raya Baturraden

0
27

MENIKMATI liburan di kawasan Baturraden, lereng Gunung Slamet, seakan tidak ada habisnya. Mulai dari tempat untuk bersantai, menikmati pemandangan hingga berfoto ria ada di kawasan wisata andalan ini. Apalagi ditambah hadirnya Kebun Raya Baturraden, akhir 2015 lalu.

Setiap pekan, deretan kendaraan dari luar kota masuk melalui pintu gerbang Wanawisata Baturraden yang dikelola PT Palawi. Antrean panjang ini tentu membuat penasaran para pengunjung, apa saja koleksi Kebun Raya seluas 143,5 hektar.

Objek wisata yang digagas sejak 2002 itu berjarak sekitar 15 kilometer dari pusat kota Purwokerto. Sejak memasuki pintu gerbang, pengunjung sudah disambut pohon-pohon besar serta taman-taman berkonsep tematik. Di pintu gerbangnya nampak beberapa muda-mudi sedang asyik berfoto ria di sekitar taman yang sangat luas.

Beberapa melihatlihat koleksi yang ada atau sekedar berjalanjalan menikmati rimbunnya pepohonan dengan udara pegunungan yang sejuk. Sebagai informasi flora yang telah dikumpulkan di antaranya adalah tumbuhan paku, anggrek, kantung semar, tanaman obat dan lainnya. Totalnya ada 2.637 spesimen tanaman koleksi dan bakal terus bertambah.

Rumah Pohon

”Berbagai macam tumbuhan tersebut saat sekarang telah ditata sedemikian rupa sesuai dengan tempatnya. Jadi ada spot-spot tanaman yang telah dikelompokkan. Misalnya saja ada lokasi tanaman herbal atau taman liliana,” kata Sumanto Kasubbag TU Kebun Raya Baturraden.

Bagi pengunjung yang ingin bersantai di lokasi juga disediakan taman bermain dan rumah pohon. Tempat ini selalu dipenuhi remaja dan anaka-anak. Selain itu, untuk wisatawan yang ingin menginap, pengelola Kebun Raya Baturraden juga menyediakan homestay khusus.

Setelah lelah berkeliling taman, di sisi luar tak jauh dari pintu gerbang Kebun Raya, terdapat tempat kuliner yang menjajakan makanan khas Purwokerto. Ada pecel dan mendoan yang enak dinikmati hangat-hangat di tengah udara yang sejuk. Kita juga bisa mengajak keluarga menginap di cottage yang dibangun dengan konsep lingkungan.

”Meski terasa capek karena harus naik turun, tapi rasanya sangat puas dan udaranya sejuk. Tadi sempat foto-foto sama temanteman di sekitar taman,” ujar salah satu pengunjung Reza Haryanto (25). (Nugroho Pandhu Sukmono-87)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here