Ingat, Jabar-Jateng Langganan Longsor dan Banjir Bandang

by
Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

BANDUNG, kecirit.com – Badan Geologi Kementerian ESDM mengingatkan bencana hidrologi tetap menjadi ancaman serius bagi sebagian masyarakat pada sepanjang musim hujan hingga awal tahun depan.

Dalam kaitan itu, wilayah Jabar dan Jateng menjadi perhatian merujuk kepada catatan statistik sebagai kawasan yang sering dihantam kedua jenis bencana mematikan itu.

“Dari tingkat kejadian longsor dan banjir bandang pada tahun ini, hampir 45 persen terjadi di Jabar sedangkan Jateng antara 20-25 persennya,” kata Kepala Badan Geologi, Dr Ego Syahrial di Bandung Jumat (21/10).

Dia menyebut rentetan peristiwa banjir bandang Garut yang diikuti kejadian lainnya di Banjar, Pangandaran, hingga Banjarnegara dalam waktu berdekatan belum lama ini.

“Itu belum termasuk yang kecil-kecil sementara musim hujan masih akan terus berlangsung. Jadi kondisi ini harus menjadi perhatian serius,” jelasnya.

Mengapa perlu keseriusan, Ego Syahrial menyebut peringatan itu lebih dikarenakan kekhawatiran pihaknya akan kerusakan di kawasan hulu seperti alih fungsi lahan hingga kondisi DAS yang tak lagi ideal.

Masyarakat, katanya, diminta peka terhadap perubahan di sekitar lingkungannya. Dengan demikian, langkah pencegahan dapat segera dilakukan termasuk mengungsi untuk sementara waktu.

“Jadi untuk masyarakat, terutama yang tinggal di perbukitan, kemudian lingkungan sekitarnya terpantau rawan, tak boleh tunggu curah hujannya menjadi tinggi, ini untuk pengurangan resiko bencana,” jelasnya.

Menurut dia, selama ini pihaknya melalui PVMBG selalu mengirimkan peringatan menjelang awal bulan bagi daerah yang rawan. Lebih dari itu, pihaknya siap memberikan pemahaman kepada daerah melalui tenaga ahlinya.

(Setiady Dwi/CN39/SM Network)