Indonesia Kaya Cadangan Energi Alternatif

by

SEMARANG-Indonesia kaya cadangan energi alternatif sebagai pengganti bahan bakar minyak. Bentuknya, berupa sumber daya angin, panas bumi, batu bara, air hingga terik matahari. Cadangan energi bila dimanfaatkan baik, juga bagian menjawab persoalan krisis energi. ‘’Namun sayang pemanfaatannya masih kurang optimal. Padahal bila dipergunakan baik, bakal menjadi solusi menjawab persoalan krisis energi,’’terang Guru besar ITB, Yanuarsyah Haroen, dalam forum The 3rd International Conference on Information Technology, Computer, and Electrical Engineering (Icitacee) 2016, di Hotel @Hom, kemarin.

Icitacee dilaksanakan dalam rangkaian Dies Natalis ke-59 Undip dan pelaksanaan Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia (Fortei) yang berlangsung Rabu-Kamis (19-20/10).

Hadir Rektor Undip Yos Johan Utama, Dekan Fakultas Teknik M Agung Wibowo dan Ketua Panitia M Syakur. Guru besar teknik elektro itu mengakui berbagai pihak telah mengeksplorasi cadangan energi alternatif sejak lama. ITB bahkan sudah memulainya beberapa dekade di kawasan pantai selatan. Energi yang dikembangkan bersumber pada bayu (angin) dan surya (matahari). Para ilmuan, termasuk Yanuarsyah, mengawalinya dengan gerakan pembuatan turbin dan kincir angin pembangkit daya listrik. Keinginannya kepeloporan ini mendapat perhatian semua pihak. ‘’Sudah mulai tahun 1980, proyek semacam itu dikerjakan peneliti ITB di kawasan Pelabuhan Ratu Jawa Barat. Keinginannya proyek serupa banyak lahir dari para ilmuan dan periset di penjuru Tanah Air,’’ terang Anggota Majelis Wali Amanah (MWA) ITB itu dihadapan seratusan dosen teknik elektro dari berbagai kampus di Indonesia.

Dia sekaligus meminta kampus memberikan perhatian penuh persoalan ini. Syakur menjelaskan, Icitacee merupakan kegiatan ilmiah tahunan. Forum itu mengundang pakar elektro dari beberapa negara seperti India, Tiongkok, Korea, Thaiwan,Jepang Vietnam,dan Malaysia. Forum ini juga diselenggarakan sebagai media publikasi hasil riset bidang Teknik Elektro. Mencakup, bidang Kelistrikan Elektronika, Kontrol Instrumentasi, dan Teknik Informatika.( H41-72)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *