Hujan Deras di Selo Picu Longsor

by
(Foto: kecirit.com/Joko Murdowo)

(Foto: kecirit.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI,  kecirit.com – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Selo, Selasa (25/10) menyebabkan longsor di beberapa titik. Hingga Rabu (26/10) siang, petugas masih terus berupaya menyingkirkan longsoran tanah.

Kondisi paling parah terjadi di utara Pasar Gebyok, Kecamatan Selo, bahkan jalur Selo- Ampel terputus. Tebing setinggi 20 meter dan lebar 10 meter ambrol. Material longsor menutup jalan dan sebagian masuk ke jurang di sisi jalan.

Tim SAR BPBD Boyolali bersama TNI, Polri dan warga masih terus berupaya menyingkirkan longsoran. Namun, upaya menyingkirkan tumpukan tanah hanya menggunakan peralatan manual seperti sekop, cangkul dan linggis sehingga upaya kurang maksimal.

Untuk mempercepat pembersihan longsoran, petugas lalu menyemprotkan air bertekanan tinggi. “Kami terus berupaya menyingkirkan longsoran,” ujar Komandan Tim SAR Boyolali, Kurniawan Fajar Pasetyo di lokasi kejadian.

Tarno (62) warga setempat menuturkan, dia dan warga lain sebelumnya sempat cemas lantaran terjadi hujan deras. Dia khawatir bakal terjadi longsor yang berpotensi mengganggu aktifitas warga.

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.”

Longsor juga mengakibatkan sebuah mobil pikap milik seorang warga Kalitengah terdorong longsoran hingga masuk jurang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan semua penumpang selamat.

Sopir, Arifin (18) dan dua penumpang, Sukardi (40) dan Wiyono hanya mengalami luka ringan. Bahkan, ketiganya bisa menyelamatkan diri lewat kaca depan yang pecah. Selanjutnya, ketiga korban merangkak mendaki ke atas.

Longsor juga terjadi di ruas jalan Boyolali- Selo di Desa Genting, Kecamatan Cepogo. Beruntung, material longsor hanya menutup separo badan jalan sehingga pengguna jalan masih bisa melintas. Warga bersama TNI dan Polri pun bergegas membersihkan material longsor.

(Joko Murdowo/CN19/RED_KECIRIT NEWS UPDATE)