Guru Dijadikan Staf Belum Diberlakukan

by
Ilustrasi: Istimewa

Ilustrasi: Istimewa

PURWOKERTO, kecirit.com – Guru yang hingga sekarang belum menempuh pendidikan Strata Satu (S1), tampaknya harus bersiap menerima konsekuensi. Karir mereka kemungkinan besar tidak akan bisa berkembang.

Kasi Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPTK) Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Susmoro, mengatakan pemerintah sempat mewacanakan guru yang belum menempuh pendidikan hingga strata satu akan dijadikan staf biasa atau distafkan. Namun hingga sekarang belum ada perkembangan terkait gagasan itu.

”Terkait rencana guru yang belum S1 akan dijadikan staf, sampai saat ini belum ada informasi dari pemerintah pusat, kemungkinan memang belum diterapkan. Justru yang ada kemungkinan nanti mereka tidak bisa naik pangkat lantaran belum menempuh pendidikan hingga S1 tersebut,” jelas dia.

Menurut dia, banyak hal yang kemungkinan menjadi bahan pertimbangan kebijakan tersebut belum dapat diterapkan. Di antaranya kemungkinan terjadinya persoalan kekurangan guru.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan tahun 2015, dari total jumlah guru sebanyak 16.517 orang, sebanyak 2.744 orang di antaranya belum menempuh pendidikan minimal jenjang S1.

Rinciannya guru berpendidikan akhir SMA tercatat mencapai sebanyak 1.422 orang, Diploma Satu (D1) 77 orang, Diploma Dua (D2) 918 orang dan Diploma Tiga (D3) sebanyak 327 orang.

Sedangkan jumlah guru yang sudah menempuh pendidikan S1/D4 mencapai sebanyak 13.490 orang. Bahkan ada pula guru yang telah menempuh pendidikan hingga Strata Dua (S2) dengan jumlah sebanyak 283 orang.

Susmoro menegaskan, jumlah guru yang belum menempuh pendidikan hingga S1 tahun ini dipastikan sudah berkurang. Banyak guru yang sudah menyelesaikan pendidikan S1 dan dinyatakan lulus pada tahun ini.

”Kami belum melakukan pembaruan data guru terbaru, namun pada tahun ini sudah banyak guru yang lulus S1,” tandasnya.

(Budi Setyawan/CN19/RED_KECIRIT NEWS UPDATE)