Guardiola: Laga Melawan Celtic Jadi Pelajaran bagi Man City

0
20
Foto: Oli Scarff / AFP  Photo / Getty Images

Foto: Oli Scarff / AFP Photo / Getty Images

GLASGOW, kecirit.com – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengakui ada pelajaran yang bisa dipetik timnya kala menjalani laga sengit di markas Celtic. Dalam laga itu, CIty ertinggal tiga kali sampai akhirnya memaksakan hasil imbang.

“Ini adalah pertandingan yang fantastis untuk penonton. Kami mencetak tiga gol tandang dan tidak menang. Kami memberikan tiga gol tapi menciptakan tiga atau empat peluang bersih lainnya,” kata Guardiola dikutip Sky Sports.

Dalam laga di Celtic Park, City sudah langsung kebobolan di menit ketiga oleh Moussa Dembele. City lantas merespon dengan gol Fernandinho di menit ke-11, namun kembali tertinggal saat Raheem Sterling bikin gol bunuh diri sembilan menit berselang. Tapi Sterling pula yang kemudian menyamakan lagi skor di menit ke-28.

Pada babak kedua, City kembali dikejutkan dengan gol cepat Dembele, dua menit usai restart. Nolito lantas menyamakan kedudukan kembali di menit ke-55, dan skor 3-3 bertahan sampai laga tuntas.

“Itu adalah upaya menakjubkan untuk memulihkan diri dari situasi tertinggal, di stadion ini, melawan sebuah tim yang cuma kalah tiga kali dari 24 laga terakhir di sini (di fase grup Liga Champions),” kata Guardiola.

Tampil lebih dominan dan lebih banyak mengancam, City yang tertinggal tiga kali seperti menunjukkan ada lubang dalam permainannya. Guardiola menyebut anak asuhnya seharusnya memulai pertandingan lebih baik.

Guardiola nampaknya perlu memperhatikan masalah konsentrasi. Sebab pada dua gol Dembele, masing-masing pada awal babak pertama dan kedua, terlihat adanya kekurangsigapan dari para pemainnya.

Di gol pembuka Celtic, City kurang sigap mengantisipasi situasi bola mati yang diarahkan ke sisi kiri pertahanan. Sementara pada gol penutup tuan rumah, ada kesalahan individu dari Aleksandar Kolarov yang gagal mengontrol bola.

“Ini mungkin sebuah pelajaran bagus untuk kami. Betapa pentingnya untuk memulai dengan baik. Tidaklah mudah untuk mengejar satu gol, bayangkan dua gol, bayangkan tiga gol. Secara mental, merupakan sebuah kejutan di awal tiap-tiap babak, kebobolan sebuah gol setelah dua menit. Di babak kedua, di samping lima atau 10 menit pertama, kami bermain baik dan menciptakan peluang-peluang,” imbuhnya

(Andika Primasiwi, ds / CN26)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here