Gas Alam Lebih Aman dan Minim Potensi Kebocoran

by
Pekerja di fasilitas Offtake Kalisogo Sidoarjo Jawa Timur, sedang memeriksa instalasi setempat. (Foto: istimewa)

Pekerja di fasilitas Offtake Kalisogo Sidoarjo Jawa Timur, sedang memeriksa instalasi setempat. (Foto: istimewa)

SIDOARJO, kecirit.com – Gas alam yang disalurkan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk diklaim lebih aman dan murah dibandingkan dengan gas LPG (Liquid Petroleum Gas), baik dari jenis gas yang disalurkan maupun potensi kebocoran yang kemungkinan terjadi.

Person In Charge (PIC) Offtake Station Kalisogo Rifki Bagus Pradipta menyatakan, jenis gas alam sebagian besar disusun unsur Metan lebih ringan dibandingkan dengan unsur yang menyusun LPG.

“Artinya jika terjadi kebocoran unsur Metan langsung naik ke atas sedangkan LPG cenderung ke bawah. Jika banyak ventilasi maka gas langsung keluar dari ruangan sehingga cenderung lebih aman,” kata Rifki di fasilitas Offtake Station Kalisogo milik PT PGN di Jalan Tambak Kalisogo Jabonan, Sidoarjo.

Pada awalnya sosialisasi penggunaan gas alam untuk konsumsi rumah tangga agak mengalami kesulitan karena masyarakat khawatir terhadap instalasi yang masuk ke dalam rumah akan mengalami kebocoran dan kebakaran. Tetapi setelah 168 rumah tangga menggunakan gas alam di Perum Kebon Agung Pasuruan, masyarakat mulai mempercayai keamanannya.

“Selain untuk kebutuhan rumah tangga, kami juga menyalurkan gas untuk kebutuhan industri diantaranya di kawasan Industri Beji-Gunung Gangsir, Pandaan dan Komplek Industri PIER Pasuruan-Probolinggo,” tambahnya.

Saat ini sudah ada 200 calon pelanggan baru di wiayah Pasuruan, mengajukan berlangganan dan pemasangan baru instalasi sambungan gas dari PT PGN. Sedangkan untuk industri, ada 107 perusahaan di wilayah tersebut yang sudah menggunakan gas alam.

Selain aman, sambungnya, penggunaan gas alam juga relatif murah dibandingkan LPG. Rata-rata penggunaan rumah tangga tidak mencapai 10 meter kubik per bulan dimana pelanggan hanya dibebani Rp 30 ribu untuk pemakaian minimal 10 meter kubik per bulan. Pelanggan yang sebelumnya menggunakan LPG, biasanya menghabiskan dua sampai tiga tabung gas ukuran tiga kilogram per bulannya.

Sementara Manager Area Pasuruan – Probolinggo Sucipto menyatakan, untuk memenuhi kebutuhan tersebut setiap harinya Offtake Kalisogo setiap harinya mendapat suplai dari fasilitas pengeboran lepas pantai Santos-Maleo 25 sampai dengan 35 MMSCF yang diangkut oleh Pertagas. Paling besar suplai yang disalurkan antara 30-40 MMSCF dan bisa menyalurkan hingga 100 MMSCF setiap harinya.

Total pelanggan gas alam yang didistribusikan oleh PT PGN se Jawa Timur mencapai 17.306 terdiri dari 12.143 pelanggan di Surabaya, 4.945 pelanggan di Sidoarjo dan 168 pelanggan di Pasuruan. Jumlah tersebut kata dia, belum termasuk pelimpahan pelanggan dari program City Gas sehingga totalnya mencapai 17.983 pelanggan.

Sedangkan untuk industri 216 di Surabaya dan di seluruh Jawa Timur sebanyak 521 pelanggan. Selain itu juga ada 156 pelanggan komersil.

(Puthut Ami Luhur/ CN33/ SM Network)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *