Gara-Gara Sandal Tertinggal, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk

by
BARANG BUKTI: Kapolsek Tegal Timur Kompol Moch Sahri saat memintai keterangan dua pelaku curanmor yang ditangkap dan menunjukkan salah satu motor curian yang diamankan. (kecirit.com/Riyono Toepra)

BARANG BUKTI: Kapolsek Tegal Timur Kompol Moch Sahri saat memintai keterangan dua pelaku curanmor yang ditangkap dan menunjukkan salah satu motor curian yang diamankan. (kecirit.com/Riyono Toepra)

TEGAL, kecirit.com – Upaya personel Unit Reskrim Polsek Tegal Timur (Galtim) dalam mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dinilai cukup jeli. Sebab gara-gara sandal pelaku tertinggal, dua pelaku curanmor akhirnya dibekuk. Kasus itu berawal ketika sepeda motor Honda Beat putih G-5759-HN milik Taufik Hidayat (23), diparkir di teras rumahnya di Jl Adonora II/3 RT 5 RW 11 Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, diduga dicuri sekitar pukul 21.00, Kamis (20/10).

“Dari hasil pengecekan di lokasi kejadian, atau olah tempat kejadian perkara (TKP), sandal salah satu pelaku tertinggal. Tapi pelaku selain mencuri sepeda motor, juga membawa kabur sandal korban,” terang Kapolsek Tegal Timur Kompol Moch Sahri, Rabu (26/10).

Unit Reskrim dipimpin Iptu Tarsono kemudian mengembangkan penyidikan dan menemui sejumlah saksi. Tak lama kemudian ada sumber informasi (SI) personel reserse itu yang melaporkan sandal korban yang hilang, diduga sering dipakai seseorang yang kerap berganti-ganti sepeda motor.

Buntuti Pelaku

Sejumlah personel Unit Reskrim kemudian membuntuti salah seorang pelaku yang dicurigai. Sampai akhirnya mengintai di dekat rumah pelaku hingga tiga hari. “Dari pengintaian selama tiga hari ini, akhirnya kami tak hanya menemukan sandal korban, tapi sepeda motor korban,” tandas Kompol Moch Sahri.

Ketika yakin motor curian ada di rumah pelaku, Tim Unit Reskrim Polsek Tegal Timur langsung melakukan penggerebekan di rumah salah seorang pelaku, di Desa Kaligayam, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Rabu (26/10). Salah seorang pelaku ditangkap. Yakni, Achmad Faozan (20) warga RT 17 RW 5 Desa Kaligayam, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal.

Dari satu tersangka yang ditangkap, kemudian merembet ke penangkapan pelaku lainnya. Yakni, Faizal Ardi Yusuf (19), yang merupakan tetangga dekat Achmad Faozan. Dari penangkapan kedua pelaku tersebut, selain disita satu unit sepeda motor korban, juga dua sepeda motor pelaku yang kerap digunakan untuk melakukan aksi curanmor. “Kami masih mengembangkan penyidikan. Sebab ada dugaan kuat dua pelaku ini terlibat curanmor di sejumlah lokasi. Mudah-mudahan ini akan mengungkap kasus curanmor lainnya,” ucap Kompol Moch Sahri. (Riyono Toepra/CN38/SM Network)