Ganjar Tegaskan Upaya Pemberantasan Masif Narkoba di Jateng

by
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menandatangani Deklarasi Gerakan Pelajar Anti Narkoba di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (27/10). (Foto: kecirit.com/Cun Cahya)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menandatangani Deklarasi Gerakan Pelajar Anti Narkoba di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (27/10). (Foto: kecirit.com/Cun Cahya)

SEMARANG, kecirit.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan akan terus melakukan upaya pemberantasan narkoba secara masif di Jawa Tengah. Sebab dari data yanbg dirilis Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah terdapat 600 ribu warga di Jawa Tengah positif mengkonsumsi narkotika.

Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Apel Deklarasi Gerakan Pelajar Anti Narkoba di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (27/10).

Menurutnya korban dari peredaran narkoba kini semakin luas hingga ke kalangan pelajar, mahasiswa bahkan anak-anak sehingga itu menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa dan perlu dilakukan keberanian tegas memberantas narkoba.

“Orang harus berani melapor jika tahu ada peredaran narkoba di wilayahnya,” katanya.

Dengan adanya 600 ribu orang positif narkoba di Jawa Tengah, lanjut Ganjar sehingga mempunyai tingkat prevelensi sebesar 1,96 persen berarti bisa dikatakan masuk kategori provinsi darurat narkoba.

“Oleh karena bersama MUI, BNN, Ormas Islam, Pelajar dan LSM menyatakan gerakan anti narkoba untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa dari bahaya narkoba,” ucapnya.

Selain itu pemberantasan di level lingkungan dan sekolah, juga menggandeng para ulama di Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah yang akan mewajibkan seluruh masjid-masjid di Jawa Tengah untuk melakukan khotbah Solat Jumat (28/10) dengan meteri tentang bahaya peredaran narkoba.

(Cun Cahya/CN19/RED_KECIRIT NEWS UPDATE)