Ganjar Perintahkan Bersihkan Pungli

by

TEMANGGUNG – Kedatangan Gubernur Ganjar Pranowo untuk membuka acara Temanggung Fair 2016 di Gedung Pemuda, sekaligus untuk memerintahkan semua instansi yang terkait dengan layanan masyarakat untuk menghapus pungli.

Dengan tegas dia meminta semua layanan harus dipermudah, dipermurah, dipercepat. Apabila masih ada pungli maka dia mengancam akan mencopot pejabatnya. Usai berpidato dan membuka acara Ganjar lalu blusukan ke berbagai stan pemerintahan dan menanyakan bagaimana soal layanan kepada masyarakat, termasuk jika ada komplain. Hampir semua petugas atau pejabat SKPD yang ditanyai mengaku melayani aduan masyarakat memakai SMS. Akan tetapi hal itu dianggap sudah usang oleh Ganjar, sebab tidak dapat diakses atau diketahui secara langsung oleh masyarat umum.

Beberapa stan yang didatangi antara lain stan Dinas Sosial, Dishubkominfo, Polres Temanggung, dan stan BPBD. Di stan Dishubkominfo, tanpa tedeng alingaling Ganjar langsung menanyai petugas dan kepala Dishubkominfo Sigit Suliantoro, masih adakah pungli di instansi tersebut. Dia meminta layanan dipermudah, membuat layanan aduan melalui akun tweater agar dapat diketahui khalayak secara terbuka lalu minta di follow ke akun tweaternya. ’’ Buat akun tweater jangan SMS gateway karena tidak bisa diakses semua masyarakat, saya minta di Dishub buat itu tweater lalu follow punya saya. Jangan ada pungli, termasuk KIR sekarang dilarang berarti kan dulu. KIR jadi perhatian saya, perhatian presiden, perhatian polisi, bersihkan mulai besok. Tulis gede-gede kami layani masyarakat dengan mudah, murah, cepat, tidak ada pungli, kalau ada siap-siap dicopot,’’ ujarnya Kamis (27/10).

Kesiapan membuat tweater layanan masyarakat juga dilayangkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Temanggung Darmadi, supaya dinasnya bersih dari pungli. Sebab sepengetahuan Ganjar di Dinas Pendidikan juga marak pungli. Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum juga diminta segera membuat tweater layanan masyarakat supaya setiap aduan bisa segera diketahui bersama, baik pejabat maupun orang awam. (K41-36)