Gagal Bertanding, Pelatih PSIM Khawatir Kalah WO

by
Foto: kecirit.com / Gading Persada

Foto: kecirit.com / Gading Persada

YOGYAKARTA, kecirit.com – Pelatih PSIM Yogyakarta Erwan Hendarwanto mengaku kecewa dengan gagal digelarnya pertandingan pertama putaran kedua melawan Perssu Super Madura yang sedianya berlangsung akhir pekan lalu (29/10) di Stadion Sasana Krida AAU Yogyakarta seiring tidak keluarnya izin dari kepolisian.

Sang juru taktik pun khawatir timnya dianggap kalah WO (walk out) karena dianggap tidak mampu menggelar pertandingan. “Tidak hanya saya yang kecewa, pemain pun juga merasakan hal sama,” keluh Erwan, Senin (31/10).

Kekecewaan Erwan beralasan. Apalagi persiapan yang dilakukan timnya sudah sangat baik. Selain itu semua pemainnya sudah sangat siap dan bersemangat untuk bermain melawan Perssu. “Tapi pada saatnya tidak mendapatkan izin. Anak-anak jelas sangat menyayangkan,” imbuh juru taktik asal Magelang itu.

Mengenai kemungkinan terburuk mendapat sanksi kalah WO karena batal menggelar pertandingan, Erwan mengatakan, akan mempengaruhi posisi anak asuhnya di tabel klasemen grup 1. Jika diputuskan demikian, maka Laskar Mataram akan merosot ke posisi ketiga.

Sebab PSCS Cilacap sebelumnya bermain imbang 1-1 dengan Persiraja untuk sementara membuat tim asal Cilacap tersebut mengkudeta PSIM dari puncak klasemen.

“Kami masih optimis kans masih tetap ada untuk kembali ke puncak klasemen. Tapi memang butuh perjuangan yang ekstra keras karena harus menang dua laga sisa termasuk di Cilacap,” terangnya.

Lebih lanjut Erwan mengatakan, para anak asuhnya akan diberikan waktu istirahat dan tidak akan membahas dulu masalah tersebut. “Besok sore baru kami akan kembali kumpul untuk latihan persiapan melawan Persiraja akhir pekan nanti, sekaligus akan ada pendekatan dari hati ke hati dengan pemain,” papar dia.

Mengenai kondisi yang telah terjadi, Erwan meminta seluruh pihak untuk bisa instrospeksi. Bisa menahan diri serta berbenah untuk sama-sama berbuat yang terbaik bagi klub.

(Gading Persada / CN26)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *