Gagal Bawa MU ke Final Liga Champions 2002 Jadi Penyesalan Terdalam Sir Alex Ferguson

by
Foto: FIFA.com

Foto: FIFA.com

MANCHESTER, kecirit.com – Kegagalan membawa Manchester United ke final Liga Champions 2002 menjadi penyesalan terdalam Sir Alex Ferguson selama menangani Setan Merah. Fergie mengakui paling tidak bisa melupakan kekalahan MU dari Bayer Leverkusen di final Liga Champions musim 2001/2002.

“Kami semua punya misi untuk lolos ke final di Glasgow, tapi kami kalah di semifinal dari Leverkusen. Kami kurang beruntung, kami kehabisan waktu,” ujar Fergie seperti dikutip Mirror.

Fergie pernah merasakan penurunan prestasi bersama MU kendati berlimpah gelar dan dari sekian kegagalan yang dialaminya, Fergie paling tak bisa melupakan kekalahan atas Leverkusen di 2002. Saat itu MU hanya mampu bermain imbang 2-2 dengan Leverkusen di Old Trafford setelah dua kali tertinggal. The Red Devils akhirnya tersingkir karena cuma main imbang 1-1 di leg kedua.

“Saya dan wasit punya perbedaan pandangan soal waktu yang tersisa. Dalam rangkaian laga final di Hampden, saya diminta ke Glasgow dan mencari hotel,” papar pria 74 tahun itu.

Kegagalan itu terasa menyakitkan mengingat final musim itu digelar di Hampden Park, Glasgow, yang merupakan kota kelahiran Fergie. Real Madrid akhirnya jadi juara di tahun ini usai menang 2-1 atas Leverkusen.

“Jadi saya pergi dan mengecek hotel yang ideal untuk kami. Saya kemudian pulang dari Glasgow dan berkata: ‘Saya tidak suka ini, kenapa saya harus melakukan ini?’. Dan kami kalah di semifinal, tapi seperti itulah hidup,” tutupnya.

Tak dipungkiri, Pria Skotlandia  adalah manajer terbaik MU sepanjang masa depan torehan 13 gelar Premier League dan dua gelar Liga Champions sebagai pencapaian terbaiknya. Dia lantas pensiun usai membawa MU meraih juara liga di musim 2012/2013 silam.

(Andika Primasiwi, ds / CN26)