Elpiji Tiga Kilogram Bermasalah Ditemukan di Bobosan

by
Foto: kecirit.com/Teguh Hidayat Akbar

Foto: kecirit.com/Teguh Hidayat Akbar

PURWOKERTO, kecirit.com – Sejumlah warga Kelurahan Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas mengeluhkan adanya elpiji 3 Kg yang bermasalah. Permasalahan yang dialami yakni setelah elpiji dipasang, kompor menyala sangat kecil, kemudian mati.

“Kemarin saya beli, setelah dipasang, kompor saya nyalakan tapi apinya kecil sekali kemudian tak berapa lama terus mati. Kemudian saya kembalikan lagi tabungnya pada penjual, minta diganti yang baru,” jelas salah satu pengguna elpiji 3 Kg di Kelurahan Bobosan, Suwarti, Rabu (26/10).

Ia mengatakan, awalnya sempat mengira jika kompor miliknya rusak. Namun, setelah dicek tidak ada kerusakan, sehingga ia kemudian mengembalikan tabung tersebut. Dan setelah mendapat ganti tabung, kompor miliknya bisa menyala dengan normal.

Keluhan juga dilontarkan pengecer elpiji 3 Kg Eko Priyono, menurut warga RT 7 RW 3 Kelurahan Bobosan itu, ada lima tabung elpiji 3 Kg bermasalah yang ia terima. Permasalahan pada kelima tabung elpiji tersebut, juga serupa, yakni setelah dipasang kompor tidak dapat menyala dengan maksimal.

“Lima tabung itu, dikembalikan dari pembeli. Saya kemudian coba sendiri ternyata saat dipasang ke kompor, api menyala sangat kecil, bahkan tidak mampu menyalakan dua tungku sekaligus. Saya sebagai pengecer tentu rugi, nanti tabungnya akan saya kembalikan juga ke tempat saya membeli,” jelasnya.

Dikatakan, secara fisik tabung yang bermasalah di tempatnya, memang terlihat agak berbeda dengan tabung elpiji 3 Kg yang bisa berfungsi normal. Salah satunya terlihat dari warna cat yang terlihat sangat mengkilap, berbeda dengan tabung elpiji 3 Kg biasa yang tidak terlalu mengkilap.

Selain itu, cat merah yang ada di dekat leher tabung, tidak terlihat melingkar, namun hanya seperti disemprot sekenanya. Pada tabung yang berfungsi normal, cat di dekat leher tabung, terlihat penuh dan melingkar. “Semua tabung yang bermasalah ciri fisiknya sama, catnya baru mengkilap,” kata dia.

Ketua Hiswana Migas Banyumas Anas Pribadi, saat dihubungi mengatakan belum dapat memastikan penyebab permasalahan pada elpiji 3 Kg tersebut. Namun demikian, menurut dia pihaknya akan segera menurunkan tim untuk mencari tahu penyebab permasalahan pada elpiji 3 Kg tersebut.

(Gayhul Dhika/ CN33/ SM Network)