Dulu Angon Kambing, 4 Pemain Ini Sekarang Sukses Bikin Timnas Melambung di Atas Awan

by
Dulu Angon Kambing, 4 Pemain Ini Sekarang Sukses Bikin Timnas Melambung di Atas Awan

Menjadi pemain kelas dunia dan dapat banyak penghargaan tentu jadi impian para pemain bola. Selain bakal namanya tambah populer, tentunya bisa saja mengubah nasib dengan banyaknya rezeki yang ada. Tentunya untuk memperolehnya bukan hal yang mudah pasalnya banyak yang harus dikorbankan.  BERITA UNIK

Seperti beberapa pemain bola top Indonesia ini, pasalnya bisa dibilang mereka telah mengubah nasib 180 derajat. Bayangkan saja, para punggawa Timnas ini dulunya hanya orang-orang yang sering angon ternak, namun siapa sangka usaha dan doa mengubah segalanya. Lalu siapa saja pemain itu? Simak ulasan berikut..  INFO SPECIAL

Yadi Mulyadi, timnas muda yang dulu suka angon kambing

Namanya hidup, perputaran nasib bisa terjadi kapan saja. Seperti yang dialami oleh Yadi Mulyadi salah penyerang Timnas U-16. Berasal dai keluarga yang sederhana, siapa sangka pemain yang sempat mendapatkan penghargaan pemain terbaik U-12 pada tahun 2014. Namun jika kita menengok ke belakang, pemuda yang satu ini sama seperti pelajar biasa yang sibuk sekolah dan mengaji. TIPS KESEHARIAN



Bahkan di sela kegiatannya itu dirinya masih menyempatkan diri untuk angon kambing untuk membantu keluarganya. Sejak masuk ke dalam Timnas, kini nasibnya sudah berubah dengan segala penghargaan dan rezeki yang dia dapat. Namun demikian, semua tak lepas dari usaha dan doa yang selalu dia lakukan.

Tugiyo, salah satu legenda Timnas yang tetap rendah hati

Indonesia dulu sempat punya penyerang handal dengan julukan “Maradona” dari Purwodadi. Ya, dialah Tigiyo salah satu pemain PSIS Semarang yang sempat membela Timnas. Lantaran aksi luar biasanya dalam menjebolkan gawang lawan, membuat pelatih Timnas waktu itu sangat tertarik untuk merekrutnya. Dan benarlah, dirinya berhasil jadi salah satu andalan Timnas U-16 tahun 1999 silam.



Sejenak menengok ke belakang, Tugiyo juga sama-sama berasal dari keluarga yang sederhana. Dia mengisi senggangnya dengan membantu orang tua mencari nafkah, termasuk angon hewan ternak peliharaannya. Namun sayang, karirnya sempat terjegal lantaran adanya cidera parah dan membuatnya tidak jadi penyerang andalan Timnas.

Meski jadi pemain timnas kelas internasional, dulunya juga doyan angon kambing

Siapa yang tidak kenal dengan Eriyanto, ya kisahnya yang sempat jadi mewakili Indonesia dalam ajang Milan Junior Camp Day Tournament memang tidak terlupakan. Lantaran aksinya yang memukau banyak orang, Eriyanto beberapa kali dipanggil oleh Timnas untuk didaulat membela tanah air di kanca dunia. Itu sekarang, dulu pemain muda yang satu ini hanya seorang anak yang berasal dari keluarga sederhana.



Bahkan setelah terkenal musibah longsor yang keadaan keekonomian keluarganya jadi lebih memburuk. Beruntung segera pemerintah segara datang untuk menengok keadaan rumahnya dan memberikan bantuan berupa uang dan materil.

Meski menjadi salah satu anggota timnas, namun selalu tidak lupa dengan usaha sapi keluarganya

Nama Tantan Dzalikha mungkin tak asing lagi bagi para bobotoh. Ya, salah satu pemain andalan Persib ini ternyata beberapa kali sempat membela Timnas Indonesia di ajang internasional. Lantaran aksinya yang memang tak perlu dipertanyakan, Tantan sendiri jadi salah satu anggota inti punggawa Garuda. Namun siapa sangka meskipun punya nama yang tinggi, dia juga akrab dengan angon dan dunia ternak.



Ya, berlatar dari keluarga peternak sapi, tentunya Tantan diajari untuk merawat binatang penghasil susu itu. Bahkan keluarganya dulu sempat memintanya untuk jadi peternak saja. Namun dia memilih jalan yang berbeda, dan bisa membuktikan kalau serius dengan pilahannya bertanding di lapangan hijau. Keluarganya juga ikut bangga dengan prestasi  Tantan yang luar biasa.

Itulah beberapa kisah para penggembala atau peternak ternak yang ternyata bisa sukses di lapangan hijau. Mereka membuktikan kalau jalan keberhasilan bisa berasal dari mana saja. Asalkan ada niat, usaha dan doa yang terus-menerus serta pantang menyerah.