DPRD Minta Polisi Usut Kebocoran di TPR Wisata Pantai Gunungkidul

by
Foto Istimewa

Foto Istimewa

GUNUNGKIDUL, kecirit.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunungkidul, minta kepolisian segera mengusut dan menelusuri kasus pungli tempat pemungutan retribusi (TPR) masuk pantai selatan di Gunungkidul. Karena tiap tahunnya jumlahnya bisa mencapai belasan miliar rupiah.

”Kebocorannya sudah sangat parah,” kata Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Gunungkidul, Arif Wibowo kepada wartawan, Jumat (21/10). ”Sebenarnya jauh hari lalu, pemkab sudah kami ingatkan. Bahkan kalau kita hitung secara kasar, kebocoran per tahun bisa mencapai belasan miliaran rupiah,” tambah dia.

Oleh karena itu, lanjut dia, polisi perlu menelusuri larinya uang itu kemana, siapa tahu ada oknum pejabat yang menerima atau yang sengaja bermain dibalik semua itu. ”Maka perlu dicari apakah ada oknum pejabat yang menerima itu,” katanya lagi. Untuk itu, ia mendesak polisi menelusuri keberadaan uang panas tersebut.

Selain itu, ia berharap polisi juga melakukan penulusuran terkait pencucian uang kasus tersebut, ini penting agar kasus memalukan itu tidak terulang lagi di Bumi Handayani. Hal itu perlu karena kasus ini diduga sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu. Apalagi setiap tahun jutaan orang mengunjungi obyek wisata pantai yang ada di kawasan Gunungkidul.

Arif menceritakan, sebelum menjadi anggota dewan dirinya pernah melaksanakan kegiatan di Pantai Wediombo. Saat itu rombongannya membayar penuh seluruh peserta yang berjumlah sekitar 150 orang, namun tidak diberikan tiket. ”Kami ditarik tiket masuk, namun tidak diberikan tiket. Padahal rombongan kami ada sekitar 150 orang yang ikut acara camping partai tersebut,” katanya.

Untuk itu pihaknya minta pemkab mengganti seluruh penjaga retribusi yang ada di kawasan pintu masuk Pantai Gunungkidul. Hal ini dialkukan karena besar dugaan, aksi pungli ini tidak hanya terjadi di TPR jalur jalan lintas selatan. ”Semua harus dibuka dan tidak boleh ditutupi, ini sesuai komitmen pemerintah pusat membersihakn masalah pungli,” katanya.

Sebelumnya, Satgas Antipungli yang dibentuk Polres Gunungkidul, hari Sabtu (15/10) lalu menangkap petugas TPR pantai yang kedapatan melakukan penggelapan uang retribusi. Dalam operasi tersebut, Satgas Antipungli menangkap basah dua petugas yang sedang berjaga di TPR tersebut.

Dua orang penjaga TPR yang berstatus PNS berinisial D dan S kedapatan oleh Satgas Antipungli, sedang melakukan operasi di TPR Pintu masuk yang melalui Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). Dalam operasi tersebut, ada dua orang yang diamankan petugas. Kedua oknum PNS itu, adalah D dan S saat sedang melakukan penarikan retribusi.

(Sugiarto/CN19/RED_KECIRIT NEWS UPDATE)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *