Dongkrak Wisatawan, Disparbud Dorong Biro Perjalanan Buat Paket Wisata

by
PAKET WISATA: Sejumlah bhikkhu dan umat Buddha melakukan ritual di kompleks Vihara Mendut, Kabupaten Magelang, belum lama ini.(kecirit.com/Asef Amani)

PAKET WISATA: Sejumlah bhikkhu dan umat Buddha melakukan ritual di kompleks Vihara Mendut, Kabupaten Magelang, belum lama ini.(kecirit.com/Asef Amani)

BOROBUDUR, kecirit.com – Kunjungan wisatawan ke Candi Borobudur dalam setahun mencapai 3,5 juta orang namun demikian hanya sebagian kecil yang berkunjung ke objek wisata lain di Kabupaten Magelang. Untuk itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Magelang akan membuat paket wisata.

Kepala Disparbud Drs Edy Susanto mengatakan pariwisata tidak bisa berjalan sendiri melainkan harus didukung semua elemen. Disebutkan ada banyak destinasi dan potensi wisata yang bisa digarap dan dikembangkan untuk mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan di Kabupaten Magelang.

“Kabupaten Magelang punya banyak Daya Tarik Wisata (DTW) untuk itu kita akan bikin paket wisata. Jika dikemas dan dipromosikan dengan baik akan mendatangkan banyak wisatawan,” kata Edy di sela-sela  ‘one day tour’. Program ini mengandeng sejumlah biro perjalanan, travel agent, pelaku wisata dan beberapa jurnalis untuk mengunjungi dan mempromosikan wisata pedesaan Kabupaten Magelang.

One day tour dimulai dari Museum Wayang di Hotel Pondok Tingal, kemudian menuju Bukit Rhema (Gereja Ayam), Kampung Dolanan di Wringin Putih Borobudur, kuliner bebek goreng di Pucang Kecamatan Secang, Air Terjun Sumuran Seloprojo dan terakhir di Gunung Andong di Kecamatan Ngablak.

“Objek-objek ini bisa dibuat satu paket wisata, tentunya ada banyak obyek lain yang bisa dibuat paket wisata. Kami berharap program ini akan membuat DTW semakin dikenal masyarakat. Dengan begitu, jumlah pengunjung ke DTW akan meningkat,” kata Edy.

Tak hanya mengunjungi DTW, pihaknya juga meminta masukan para peserta ‘one day tour’ agar pengelolaan DTW semakin optimal. “Kami sengaja minta masukan dari para peserta, agar kami mendapat masukan yang objektif. Semua demi kemajuan dan peningkatan jumlah kunjungan. Tujuan akhirnya adalah peningkatan pemasukan daerah,” jelasnya.

Perwakilan Asita Yogyakarta Widodo mengakui keindahan alam dan kekayaan potensi DTW di Kabupaten Magelang. Ia menilai jika seluruh DTW dikelola dengan baik dan ditingkatkan lagi kenyaman, kebersihan dan sarana prasarana lainnya maka jumlah pengunjung akan meningkat.
(MH Habib Shaleh/CN41/RED_KECIRIT NEWS UPDATE)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *