Digagas, Pemasaran Pariwisata Secara Online

by
foto ilustrasi - istimewa

foto ilustrasi – istimewa

SEMARANG, kecirit.com – Pemasaran dalam jaringan internet atau melalui sistem marketplace akan turut mempromosikan pariwisata Indonesia. Upaya itu dilakukan melalui smart tourism pada portal: Ayuk Indonesia dan aplikasi 8excite yang disediakan GCM-Fusionex.

Director Marketing GCM-Fusionex, Denny WM Tumiwa mengatakan, pihaknya berupaya membantu pemerintah untuk menyukseskan sektor pariwisata dalam negeri.”Sebetulnya potensi wisata Indonesia sangat luar biasa. Apalagi dengan nawacita presiden saat ini. Pada tahun 2020 ditargetkan ada 20 juta wisatawan mancanegara yang masuk ke Indonesia,” ungkapnya pada Rapat Kerja Nasional Kadin Indonesia Korwil Tengah di Patrajasa Hotel Semarang, Selasa (25/10).

Melihat konteks sektor wisata saat ini, banyak destinasi wisata yang belum terkelola secara baik. Dalam hal destinasi wisata harus dibentuk dalam satu sistem.”Di sini kami akan membantu pemerintah untuk memberikan data dan memberikan informasi. Misalkan ada satu destinasi wisata di Kalimantan atau Lampung yang potensial untuk mengundang turis masuk,” tuturnya.

GCM-Fusionex akan menggunakan terobosan dalam bentuk portal. Berbeda dengan portal pemasar online yang lain, marketplace tersebut menerapkan sistem terintegrasi. Baik melalui portal ataupun aplikasi mobile phone.

Chief Executive Officer GCM, Dzulkifli Abd Latif mengatakan, dengan memanfaatkan portal Ayuk Indonesia dan mengunduh aplikasi 8excite, kebutuhan calon wisatawan sudah terintegrasi menjadi satu.”Mereka bisa memesan tiket perjalanan, hotel, transportasi, restoran, di mana pun sesuai kehendak turis. Selain itu, mereka juga akan tahu akses untuk menuju ke destinasi wisata yang mereka mau hanya dengan proses digitalisasi menggunakan smartphone,” katanya.

Dalam hal ini, pihaknya juga dapat bekerja sama dengan UKM untuk menjual produk mereka. Seperti UKM batik atau kerajinan tangan lainnya.”Mereka bisa melakukan kerja sama dengan kami, dalam hal ini mereka bisa melakukan promosi melalui kami,” jelasnya.

Dalam hal ini, pihaknya bekerja sama dengan Kadin Indonesia Wilayah Tengah untuk dapat memfasilitasi dan menjadi jembatan antara marketplace dengan UKM maupun pengelola sektor pariwisata.
(Anggun Puspita/CN40/SM Network)

loading...