Dana Desa Dinilai Berhasil Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

by
Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

JAKARTA, kecirit.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mengklaim bahwa sampai dengan saat ini dana desa telah berhasil meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

“Sejarah mencatat bahwa dana desa sampai dengan saat ini mampu meredam penurunan perekonomian desa, ditengah menurunnya ekonomi secara global. Perekonomian di desa sudah bisa meningkat sekitar lima persen,” ujarnya, di Jakarta, Jumat (28/10).

Menurutnya, melalui program dana desa, semangat membangun desa telah menggelora dimana-mana. Dimana, kewenangan untuk membangun potensi desa disambut baik oleh pemerintah desa serta seluruh masyarakat desa. “Pada tahun 2016, walau dunia sedang mengalami resesi dan Indonesia terkena imbasnya, pengelolaan dan pemberdayaan masyarakat desa masih berjalan,” katanya.

Untuk itu dirinya berharap agar peningkatan dana desa dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pemberdayaan masyarakat yang berujung kepada peningkatkan ekonomi. Apalagi, sambung dia, dana desa tidak hanya bersumber dari ABPN, melainkan juga berasal dari alokasi dana desa (ADD) yang bersumber dari APBD. “Tahun ini setiap desa mendapatkan sekitar Rp 600-700 juta, tapi juga dapat dari ADD, jadi desa bisa mendapat anggaran sekitar Rp800 juta sampai Rp 3,7 miliar,” sebutnya.

Dikatakan, jika BUMDes dari dana desa dapat dikelola dengan baik dapat memberikan defiden kepada desa. Bahkan, lanjutnya, tidak jarang memberikan kontribusi yang lebih besar ketimbang anggaran yang diberikan pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi.

“Untuk itu kita dorong pengelolaan BUMDes yang sebaik-baiknya. Ada sejumlah daerah yang berhasil mengembangan BUMDes sehingga dapat membuat sarana air minum, homestay, serta bisa memberikan beasiswa kepada warga yang tidak mampu. Maka BUMDes harus ditingkatkan,” harap Eko. (Satrio Wicaksono/CN38/SM Network)