Cetak Jurnalis Islami pada Masa Datang

by

SEMARANG – Dunia tulis menulis bukan hal baru bagi siswi MTs Banat Tajul Ulum. Pasalnya, sekolah yang berlokasi di Brabo, Tanggungharjo, Grobogan itu secara rutin mengadakan pelatihan jurnalistik. Mereka juga sudah terbiasa membuat majalah dinding, koran dinding, dan bahkan buletin kreativitas, Smart.

Untuk menindaklanjuti pelatihan tersebut dan memberi gambaran langsung tentang proses pembuatan koran, sebanyak 16 siswa didampingi empat guru, berkunjung ke kantor Redaksi Suara Merdeka di Jalan Raya Kaligawe Km 5 Semarang, Kamis (20/10).

”Kami berkunjung ke Suara Merdeka sebagai tindak lanjut dari pelatihan jurnalistik yang kami selenggarakan. Para siswa sudah kami ajari tentang cara membuat berita, teknik wawancara, cara membuat layout, dan sebagainya. Meski begitu, kami masih perlu belajar lebih banyak tentang dunia jurnalisme,” kata Yusuf Asy’ari, guru pendamping yang membimbing siswa membuat buletin Smart.

Kreativitas Siswa

”Kami ingin meningkatkan kreativitas para siswa dan ikut mencetak jurnalis islami di masa datang,” lanjutnya.

Staf Sekretariat Redaksi SM Prio Santoso dan Kades Internasional Dwi Ani Retnowulan menjelaskan sepintas tentang korannya Jawa Tengah itu dan mengingatkan para siswa tentang terknik menulis dan wawancara yang benar. Berita yang bagaimana yang layak muat dan sebagainya.

Para siswa pun antusias saat diberi kesempatan untuk bertanya. Seperti Lili Rahmayani yang bertanya tentang cara mengambil gambar yang baik, Fitri Arifah tentang cara wawancara yang benar, dan Shinta yang ingin tahu bagaimana membuat buletin yang menarik. (B16-72)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *