Bupati Sukoharjo Larang Penempatan Kotak Amal di Kantor

by
Foto: Berita Satu

Foto: Berita Satu

SUKOHARJO, kecirit.com – Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya melarang kantor memasang kotak sumbangan. Karena kotak sumbangan itu sama saja pungli.

“Sudah sering saya sampaikan, dinas-dinas atau kantor itu agar tidak menempatkan kotak sumbangan. Kalau ada kotak itu, terus setelah selesai mengurus sesuatu masukkan uang, sama saja dengan pungutan liar,” tegas Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya.

Menurut Bupati, seluruh kegiatan yang ada di Kantor sudah dibiayai oleh APBD. Karena itu, tidak perlu lagi permintaan sumbangan atau kotak-kotak sumbangan. Sebab, menurut bupati, kotak itu nantinya isinya rawan diselewengkan karena tidak jelas kemana larinya.

Bahkan larangan tersebut, kata Bupati sudah disampaikan jauh hari sebelum gencar soal Pungli akhir-akhir ini. Karena itu pihaknya berharap, pelayanan publik khususnya di institusi Pemkab, lancar tanpa ada penyelewengan atau pungli.

Harapannya, masyarakat yang mengurus administrasi tidak terbebani dan selesai dengan cepat serta sesuai dengan aturan yang ada. Karena itu, sekali lagi pihaknya mengimbau agar seluruh kantor, utamanya terkait pelayanan publik tidak memasang kotak sumbangan.

Jika nanti pihaknya menerima laporan ada PNS yang melakukan pungli, tidak akan segan-segan memberikan sanksi. “Kalau ada oknum PNS yang pungli dan terbukti, kami akan berikan sanksi tegas,” tandasnya.

(Heru Susilo/ CN33/ SM Network)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *