Bripda Taufik Ismail Dipecat dari Kepolisian

by
Foto: kecirit.com / Bambang Purnomo

Foto: kecirit.com / Bambang Purnomo

WONOGIRI, kecirit.com – Bripda Taufik Ismail (23), akhirnya dipecat dari institusi kepolisian. Keputusan diambil melalui sidang kode etik profesi Polri, yang dipimpin Wakapolres Kompol Wawan Putranta, yang digelar di ruang pertemuan lantai dua Mapolres Wonogiri.

Kapolres Wonogiri AKBP Ronald R Rumondor, melalui Kasubag Humas Polres AKP Gunawan, Kamis (27/10), membenarkan tentang pemecatan Bripda Taufik Ismail, yang dilakukan melalui gelar sidang etik profesi Polri. Sidang kode etik profesi Polri tersebut, digelar setelah ada keputusan hukum tetap pada diri yang bersangkutan.

Taufik Ismail, merupakan anggota kepolisian Wonogiri dan Pengadilan Negeri (PN) Boyolali, awal Maret 2016 lalu, memvonisnya hukuman selama 10 tahun penjara, karena dinyatakan terbukti bersalah secara bersama-sama melakukan penganiayaan yang menyebabkan tewasnya Edi Susanto (18), yang notabene adalah tetangganya.

Masalah ini, awalnya dipicu kecurigaan terhadap korban, yang didakwa melakukan tindak pencurian di rumah saudara Taufik Ismail. Berkaitan ini, Edi Susanto kemudian dicuklik dan dianiaya secara bersama-sama serta disulut api hingga terbakar, yang itu akhirnya menyebabkan kematiannya.

Kasus sadisme yang berujung maut ini, melibatkan Taufik Ismail berenam, termasuk Agus Renaldy (26), Samsul Bahkri (25), Adik Nurcahayadi (18) dan M Mudhakir (25) dan Eko Saputro (24).

Pada diri Agus Renaldy divonis paling tinggi, yakni selama 11 tahun penjara. Lainnya dijatuhi hukuman penjara 10 tahun, delapan tahun dan tiga tahun.

Mereka dinyatakan terbukti bersalah, secara bersama-sama melakukan kekerasan yang menyebabkan tewasnya orang lain, sebagaimana diatur pasal 170 ayat 2 dan 3, juncto pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

(Bambang Purnomo / CN26 / SM Network)

loading...