Bernyanyi untuk Raja

by

BANGKOK – Rasa kehilangan masih dirasakan rakyat Thailand setelah Raja Bhumibol Adulyadej meninggal dunia 13 Oktober lalu. Sabtu (22/10) kemarin, ribuan warga berkumpul di luar Istana Agung Bangkok untuk menyanyikan lagu kerajaan demi menghormati sang raja.

Mengenakan pakaian hitam, mereka berduyun-duyun menuju Sanam Luang, ruang terbuka tiga jalur yang digunakan untuk mengkremasi raja di luar sisi Istana Agung yang menghadap sungai. Tak pelak kawasan ini pun macet total. Polisi mengatakan, sekitar 150.000 orang memenuhi kawasan Sanam Luang dan jalan-jalan sekitarnya, kemarin.

Lagu kerajaan berjudul Sansoen Phra Barami itu dinyanyikan sebelum layar lebar menampilkan foto mendiang raja serta berbagai karya sang raja. Penyelenggara menyatakan, acara ini direkam untuk keperluan pembuatan sinema di kemudian hari. ‘’Mengingat beliau telah pergi ke surga kami ingin semua orang Thailand menunjukkan cinta mereka dan menyanyikan lagu ini,’’ kata Pangeran Chatri Chalerm Yukol yang menjadi sutradara dalam proyek ini.

Sejak raja mangkat, rakyat dari seluruh penjuru Thailand telah membanjiri daerah sekitar Istana Agung untuk memberikan penghormatan kepada mendiang raja. Pemerintah Thailand sebelumnya telah menetapkan masa berkabung selama satu tahun untuk menghormati raja.

Untuk menjaga kehirmatan raja dan keluarga kerajaan, pemerintah Thailand juga meminta Google untuk menghapus atau mencopot semua konten tentang penghinaan atau penistaan raja dan keluarganya yang ada di semua fitur milik Google.

Deputi Perdana Menteri Thailand Prajin Juntong saat menggelar pertemuan dengan perwakilan Google di Bangkok, Jumat (21/10), mengingatkan tentang sanksi bagi yang menghina atau menista raja dan keluarganya. (rtr-mn-66)

loading...