Batang Pohon Ambruk Tutup Jalan Semarang-Solo

by
DIBERSIHKAN: Warga sekitar Jl Osamaliki Salatiga membersihkan batang dan ranting pohon yang ambruk menutup Jl Semarang-Solo, kemarin sore. (kecirit.com/Surya Yuli)

DIBERSIHKAN: Warga sekitar Jl Osamaliki Salatiga membersihkan batang dan ranting pohon yang ambruk menutup Jl Semarang-Solo, kemarin sore. (kecirit.com/Surya Yuli)

SALATIGA, kecirit.com – Tidak ada angin dan hujan, batang pohon di pinggir Jalan Osamaliki, ambruk menutup jalan Semarang-Solo, Jumat (21/10) sore sekitar pukul 15.00. Beruntung tidak ada pengendara mobil atau motor yang melintas tepat di bawah batang pohon yang ambruk tersebut. Sebuah mobil Toyota Avanza hanya kejatuhan bagian ranting dari batang pohon yang cukup besar itu.

Yuliarso (35), warga setempat mengatakan, batang pohon yang ambruk tersebut karena lapuk dan mengering di pangkalnya. “Sewaktu ada pemangkasan pohon oleh petugas beberapa waktu lalu, kami sudah mengingatkan agar batang pohon itu dipangkas juga karena terlihat lapuk. Kami tidak tahu, kenapa tidak juga dipotong,” ungkap Yuliarso, dengan nada kesal, Jumat (21/10).

Benar, pohon yang tepat berada di rumahnya itu ambruk dan melintang di jalan. Seketika itu juga warga setempat yang mendengar ambruknya batang pohon itu langsung ke luar rumah. Warga awalnya mengira terjadi kecelakaan, ternyata batang pohon yang lapuk itu sudah melintang di jalan. “Warga kemudian memotong dan memindahkan batang pohon yang ambruk,” ujarnya.

Akibat kejadian itu, jaringan listrik PLN di sekitar lokasi tersebut tertarik batang pohon yang ambruk. Termasuk jaringan listrik yang terhubung dengan rumah Yuliarso juga tertarik, sehingga ada bagian rumah seperti plafon, atap, dan genting yang ikut rusak.

Sementara itu, batang pohon yang melintang di jalan tersebut membuat arus lalu lintas terganggu sekitar 15 menit. Arus kembali normal setelah warga memindahkan batang dan ranting pohon yang menutup jalan. Warga berharap agar dinas terkait lebih teliti dan rutin memotong dahan pohon yang sudah lapuk atau mengering. Terutama saat seperti sekarang ini ketika musim hujan disertai angin kencang kerap terjadi. (Surya Yuli P/CN38/SM Network)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *