Baru Diresmikan, Atap Pasar Candiroto Bocor

by
PLAFON BOCOR: Seorang pedagang di Pasar Candiroto menunjukkan plafon yang sering bocor saat hujan mengguyur, Kamis (29/9).(kecirit.com/Raditia Yoni Ariya)

PLAFON BOCOR: Seorang pedagang di Pasar Candiroto menunjukkan plafon yang sering bocor saat hujan mengguyur, Kamis (29/9).(kecirit.com/Raditia Yoni Ariya)

TEMANGGUNG, kecirit.com – Alih-alih mendapat pujian sebagaimana biasanya dilakukan seorang pejabat ketika meresmikan sebuah bangunan proyek, tetapi kali ini Bupati Bambang Sukarno justru tak mampu menahan amarahnya melihat bangunan Pasar Candiroto yang kurang tepat. Meski baru diresmikan, para pedagang sudah mengeluhkan atap bocor saat hujan.

“Nggak usah pakai insiyur saja tahu kalau desain seperti ini rawan bocor saat hujan, kalau begini keadaannya bisa-bisa pedagang yang dirugikan. Selain itu, lorong antar los terlalu sempit membuat pembeli tidak nyaman,” ujarnya penuh amarah usai meresmikan Pasar Candiroto, Kamis (29/9).

Bambang menduga bahwa kesalahan utama terletak pada perencanaan awal pembangunan. Atas kondisi itu, dia mengaku sangat tidak puas dan meminta kepada seluruh pihak, terkait untuk membongkar bagian yang dianggap tidak sesuai spesifikasi. Pada kesempatan itu dia juga mendesak DPRD segera menggelar tinjauan ulang secara langsung agar menemukan fakta sesuai keluhan pedagang.

Dari catatan kecirit.com, Bupati Bambang Sukarno pernah meluapkan kekesalannya pada pengembang saat mengunjungi proyek ini di akhir Juni 2015. Terutama soal jalan di tengah pasar yang terlalu sempit serta ada tiang listrik. Bambang menegaskan, keberadaan jalan tidak sesuai dengan gambar disain semula, karena harapannya jalan lebar dan bisa dilalui mobil.

Kala itu, dia mengkritisi apabila saat awal pembangunan saja tidak beres bagaimana nanti akhirnya. Sebab jika pasar tidak kondusif maka perekonomian bisa terganggu. Lantaran ada ketidaknyamanan di pasar. Padahal ada harapan besar dengan memperbaiki pasar tradisional, perekonomian rakyat semakin membaik. Kekhawatiran orang nomor satu di Temanggung itu kini seperti menjadi kenyataan.

Di sisi lain dia juga meminta kepada para pedagang di Pasar Candiroto agar jangan memasang instalasi listrik sendiri dan serampangan. Apalagi tidak menggunakan peralatan listrik standar sesuai ketentuan PLN. Pasalnya, dengan begitu rawan terjadi kebakaran dan yang akan rugi tentu para pedagang.

“Instalasi listrik harus standar, bila memasang harus memanggil petugas PLN, jangan sampai terjadi kebakaran. Partisipasi pedagang sangat dibutuhkan dalam menjaga pasar baik kebersihan, keamanan, ketertiban, maupun keawetan bangunan. Tahun 2017, direncanakan akan dibangun sejumlah pasar tradisional antara lain Pasar Kerkof, Pasar Kranggan dengan anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi,” tandasnya.
(Raditia Yoni Ariya/CN40/SM Network)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *