Banjir Bandang Mengintai

by

PURWOREJO – Banjir bandang mengintai sejumlah kecamatan di Kabupaten Purworejo. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo, kecamatan yang rawan dilintasi banjir bandang antara lain, Kecamatan Pituruh, Kecamatan Kemiri, Kecamatan Butuh, Kecamatan Grabag, Kecamatan Purworejo, Kecamatan Bagelen, Kecamatan Ngombol dan Kecamatan Purwodadi.

Kepala Seksi Pencegahan BPBD Purworejo, Subiyanto menyebutkan, Kabupaten Purworejo merupakan daerah dataran tinggi dengan berbagai pegunungan (bukit-bukit) serta daerah pinggir pesisir. “Karena lengkap, ada dataran tinggi dan wilayah pesisir, angka kerawanan bencana, baik banjir bandang maupun tanah longsor sangat tinggi. Karenanya, tahun ini Purworejo menempati peringkat kedua daerah rawan bencana, setelah Kabupaten Cilacap,” ungkapnya, kemarin.

Tercatat, ada beberapa sungai besar yang melintasi beberapa kecamatan di Kabupaten Purworejo. Antara lain, Sungai Bogowonto melintasi Kecamatan Bener, Kecamatan Loano, Kecamatan Purworejo, Kecamatan Bagelen, Kecamatan Purwodadi dan satu desa di Kecamatan Banyuurip. Kemudian Kali Jali, melintasi Kecamatan Bruno, Kecamatan Kemiri, Kecamatan Kutorajo, Kecamatan Bayan, Kecamatan Ngombol dan Kecamatan Grabag. Kemudian, Sungai Gebanggede, melintasi Kecamatan Bruno, Kecamatan Pituruh, Kecamatan Butuh dan Kecamatan Grabag.

Ada juga Sungai Gebangkecil yang menjadi perbatasan Purworejo dengan Kebumen. “Semua sungai besar tersebut sangat rawan meluap yang menyebabkan bandang. Ada juga banyak anak sungai di wilayah Kabupaten Purworejo yang sangat berpotensi menyebabkan banjir bandang,” jelas dia.

Berdasarkan data yang dihimpun, beberapa kecamatan pernah terdampak banjir dan luapan sungai. Antara lain, di Kecamatan Kemiri, akibat Sungai Bogowonto meluap menyebabkan banjir di Desa Karangsari, Desa Bedono Karangduwur dan Desa Bedono Kluwung. Bahkan, di Desa Rowobayem, tanggul sungai setinggi lima meter jebol mengakibatkan air masuk ke rumah warga. Ketinggian air mencapai 1,25 meter, sehingga menyebabkan warga setempat sempat terisolasi.

Jalan Macet

Masih di Kecamatan Kemiri, banjir masuk ke permukiman warga, ratusan warga Desa Kemiri Lor, Desa Kemiri Kidul, Desa Kluwung, Desa Rowobayan dan Desa Kalimeneng dievakuasi. Di Kecamatan Butuh, tepatnya di Desa Butuh luapan air menggenangi jalan Purworejo-Kebumen, sehingga arus lalu-lintas di jalan tersebut macet. Di Desa Dlangu, terjadi luapan air dari Sungai Dlangu menggenangi jalan Purworejo-Kebumen, sehingga jalan sempat terputus. Di Kecamatan Kutoarjo, akses jalan Kutoarjo-Kemiri sempat terputus karena tingginya genangan air di Desa Tunggorono dan seorang warga tewas. Di Desa Katerban dan Desa Pacor, Kali Jali meluap, ratuwan warga dievakuasi ke Mako Brimob. Selanjutnya, di Kecamatan Bayan, terjadi banjir setinggi satu meter di Desa Tanjungrejo dan Desa Pogung Kalangan.

Di Desa Krandegan, banjir juga setinggi satu meter akibatnya tanggul jebol. Di Kecamatan Purwodadi, banjir terjadi di Desa Nampu Lor, Desa Karanganyar dan Desa Gedangan. Sedangkan di Kecamatan Bagelen, banjir terjadi di Desa Bapangsari. Di Desa Sambeng Kecamatan Bayan juga pernah terjadi banjir.

Di Desa Harjobinangun Kecamatan Grabag juga pernah terjadi banjir dan mengakibatkan jembatan terputus dan di Desa Pogungkalangan RT1/1 Kecamatan Kemiri, banjir setinggi satu meter. Di Desa Tepus Wetan Kecamatan Kutoarjo, juga pernah terjadi banjir.

Di Desa Wironatan Kecamatan Butuh, tanggul di sungai Gebang di perbatasan Purworejo- Kebumen jebol, membuat air setinggi 1,5 meter menggenangi permukiman warga. Di Desa Wingko Kecamatan Ngombol, juga pernah terjadi banjir. Di Desa Tunggorono Kecamatan Kemiri, seorang warga hanyut terbawa air dan belum ditemukan. Di Desa Banjarsari, Desa Watukuro dan Desa Kebonsari Kecamatan Kemiri, Sungai Bogowonto meluap menyebabkan banjir.

Di Dusun Jambu, Desa Dadirejo Kecamatan Bagelen, sebanyak 130 rumah penduduk tergenang air setinggi sekitar satu meter. Di Dusun Jurangkah Desa Dadirejo Kecamatan Bagelen, rumah seorang warga rusak terkena banjir, perahu karet diterjunkan untuk melakukan evakuasi.

Di Desa Pogungjurutengah Kecamatan Bayan, air di sisi utara dan barat meluap. Di Desa Kalitanjung Kecamatan Ngombol, banjir melanda pemukiman 16 Kepala Keluarga dan lahan pertanian seluas 6 Hektar. Di Desa Tangkisan Kecamatan Bayan, banjir setinggi dua meter di wilayah sepanjang Kali Jali. Di Desa Bayan di Kecamatan Bayan, banjir setinggi dua meter di wilayah sepanjang Kali Jali. Di Desa Wojo Kecamatan Bagelen, juga pernah terjadi musibah banjir. (mar-32)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *