Aksi Maling Resahkan Pedagang Pasar Pamotan

by
SASARAN MALING: Seorang penjaga sebuah toko di dalam Pasar Pamotan menunjukan pintu yang dirusak oleh maling yang diperkiarakan beraksi pada Kamis (29/9) dini hari.(kecirit.com/Ilyas al-Musthofa)

SASARAN MALING: Seorang penjaga sebuah toko di dalam Pasar Pamotan menunjukan pintu yang dirusak oleh maling yang diperkiarakan beraksi pada Kamis (29/9) dini hari.(kecirit.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, kecirit.com – Pedagang di Pasar Pamotan belakangan diresahkan dengan maling yang kerap beraksi menyasar toko mereka. Dalam aksinya mereka membobol toko atau warung dan mengambil uang dan sejumlah barang yang bisa dijual kembali.

Kejadian terbaru terjadi pada Kamis (29/9) dini hari tadi. Sebuah toko milik Warih Asmarani (34), warga Desa/Kecamatan Pamotan yang menjadi sasaran aksi maling. Sejumlah uang yang berada di laci toko amblas digondol maling.

Menurut pedagang aneka jenis panganan itu, maling masuk ke tokonya dengan merusak salah satu pintu. Selama ini, pintu warungnya selalu dikunci menggunakan gembok. Maling diperkirakan beraksi dini hari saat suasana pasar sedang sepi.

“Selama saya berdagang di sini sudah empat kali menjadi sasaran maling. Bukan soal nilai barangnya yang saya persoalkan. Semua pedagang hanya ingin berdagang dengan suasana yang aman dan nyaman,” kata dia.

Ia menyebutkan, kejadian pembobolan warung atau toko di Pasar Pamotan sudah kerap terjadi. Sebelum ini, beberapa pedagang juga sudah pernah kehilangan barang dagangnnya yang termasuk memiliki nilai jual tinggi.

“Kasus pembobolan warung paling sering terjadi saat puasa kemarin. Selain uang, maling mengincar barang yang mahal dan mudah dijual, seperti ketika itu bawang merah atau sayuran lainnya,” ujar dia.

Menurutnya, ia dan pedagang lainnya sudah cukup sering melaporkan kejadian ini kepada pengelola pasar. Namun, ia dan pedagang lainnya merasa laporan tersebut tidak begitu direspons dengan baik oleh pengelola.

“Kami merasa laporan pencruian yang disampaikan kepada pihak pasar seoalah tidak direspons. Semestinya pengelola pasar bisa menggelar patrol menyikapi maraknya maling,” imbuhnya.

Terpisah Kapolsek Pamotan, AKP Kisworo menyatakan belum pernah menerima laporan dari korban pencurian di Pasar Pamotan. Ia berharap, para korban bersedia melapor agar proses penyelidikan bisa berjalan.
(Ilyas al-Musthofa/CN41/RED_KECIRIT NEWS UPDATE)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *