ABH di Klaten Perlu Dapat Pelayanan Optimal

by
Sadiman Al Kundarto, ketua Umum APSi Jawa Tengah. (kecirit.com/Bambang Isti)

Sadiman Al Kundarto, ketua Umum APSi Jawa Tengah. (kecirit.com/Bambang Isti)

KLATEN, kecirit.com – Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Klaten Surti Hartini SH CN, menyampaikan, di Kabupaten Klaten telah tercacat ada 90 Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) yang perlu mendapatkan pelayanan kesejahteraan sosial yang lebih optimal.

“Kenakalan anak bukan fenomena yang sederhana, tetapi lebih menjadi permasalahan yang perlu perhatian serius. Hukuman dan penjara adalah langkah terakhir dan dengan waktu yang relatif singkat, karena dampaknya negatif bagi tumbuh kembang anak,” lanjut dia pada acara Sosialisasi Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) di Pendapa Kabupaten Klaten, Sabtu (22/10).

Dalam kesempatan itu, Sadiman Al Kundarto, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pekerja Sosial Indonesia (APSI)) menyampaikan materi “Optimalisasi Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial dalam Penanganan Anak Berhadapan dengan Hukum”.

Sadiman mengatakan, untuk memotivasi kepada 270 orang peserta untuk menangani 90 ABH di Kabupaten Klaten tidak terlalu sulit.

“Karena dari yang hadir saja, apabila dengan penuh keterpanggilan, maka satu ABH ditangani tiga orang sudah selesai secara optimal. Lebih optimal lagi jika ditangani oleh Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial di Kabupaten Klaten yang terdiri atas Karang Taruna, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Organisasi Sosial (ORSOS), Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) sebanyak 8.092 orang, berarti 89 orang yang potensial menangani seorang ABH, maka Kabupaten Klaten sudah bisa memproklamasikan Kabupaten Layak Anak yang berkualifikasi primam,” kata Sasiman.
(Bambang Isti/CN41/RED_KECIRIT NEWS UPDATE)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *