5 Klub Indonesia yang Pernah Hancur Leburkan Kesebelasan dari Negara Tetangga

by
5 Klub Indonesia yang Pernah Hancur Leburkan Kesebelasan dari Negara Tetangga

Dewasa ini, timnas bukan merupakan kekuatan terkuat pada sepak bola Asia Tenggara. Banyak pertandingan melawan negara berujung pada kekalahan. Bahkan menghadapi negara kecil seperti Laos dan Kamboja kita sering kesusahan untuk menang. Namun, fakta tersebut tidak serta merta membuat klub Indonesia memiliki nasib sama dengan timnas. TIPS KESEHARIAN

Pasalnya dari beberapa perjumpaan antara klub berasal dari Indonesia dengan luar, kesebelasan kita mampu untuk menang. Kehebatan mereka tak jarang, membuat tim asal negara tetangga harus kebanjiran goal di gawangnya. Kualitas klub yang bagus menjadi alasan betapa tangguhnya mereka di Asia Tenggara. Lalu tim mana sajakah mampu hancur tim luar? Simak ulasannya berikut.  INFO SPECIAL

Persija Jakarta mampu hancurkan klub Singapura

Melihat tim ini di pagelaran sepak bola tanah air, tentunya tidak asing lagi. Sejarah panjang Persija dimulai sejak era perserikatan sampai sekarang tetap mampu eksis. Pada tahun ini persija mengikuti Piala AFC setelah pada kompetisi liga 1 yang lalu berhasil duduk diperingkat tiga. Kesebelasan yang berasal dari Ibukota beberapa hari ini mengamuk pada pagelaran tersebut.  BERITA UNIK



Tim yang mampu menjuarai piala presiden 2018 ini, mampu mengalahkan klub asal Singapura. Tampines Rovers yang saat itu bertandang ke Jakarta. Tidak tanggung-tanggung Persija mampu memasukan empat ke goal dalam jala kiper Tampines Rovers. Keunggulan yang berbalaskan satu goal menunjukan bahwa tim Indonesia juga mampu berbicara banyak pada level internasional.

PSM Makasar mampu permalukan juara Liga Thailand

Seperti halnya Persija, tim asal pulau Sulawesi merupakan salah satu kesebelsan lama. Berdiri pada tahun 60-an, PSM Makasar tetap mampu menggeliat hingga sekarang. Musim terbaik pernah ditorehkan tim ini adalah pada pagelaran liga 1999/2000 yang mana mereka mampu menjadi juara. Tidak hanya itu, tim bertabur pemain top tersebut juga berhak mewakili Indonesia pada kejuaraan Asia.



Menyandang status sebagai raja di Indonesia, membuatnya tampil perkasa di level Internasional. Saat itu bahkan mampu mengalahkan tim terkuat Thailand, Royal Thai Air Force ditaklukkannya 6-1 saat bermain di Makasar dan saat di Negeri Gajah putih lima goal tanpa balas mampu ditorengkannya. Hal ini membuatnya mampu tampil pada partai perempat final.

Persipura, tim Indonesia pertama mampu lolos semifinal

Kesebelasan Indonesia yang mampu berbicara banyak pada ajang internasional adalah tim ini. Saat itu bermaterikan pemain bagus dan motivasi juara liga membuatnya mampu tampil bagus. Mengandalkan bakat asli Papua membuat Persipura lolos sampai babak semifinal. Tidak itu saja, deretan kesebelasan asal negeri tetangga bahkan harus rela kemasukan banyak goal di gawangnya.



Seperti saat menghadapi Yagon United pada babak perdelapan final AFC Cup 2014, tim ini mampu memasukan Sembilan goal ke dalam gawang lawannya. Produktivitas dalam mencetak angka Persipura terhitung tinggi dengan rasio empat goal setiap pertandingan. Gimana ni sobat apa tim berani lawan Persipura.

Persib Bandung pernah mengecup manisnya kompetisi internasional

Melanjutkan beberapa tim tadi, Persib Bandung juga mempunyai kisah manis saat melawan tim di Asia. Sejarah tersebut tercatat pada pagelaran Liga Champion Asia pada tahun 1995. Menyandang status sebagai Juara liga Indonesia membuat dirinya berkewajiban untuk mewakili negara.



Pada kompetisi tersebut langkah Persib terhenti tidak sampai final. Melansir pada laman VIVA, kegemilangan tim asal Jawa Barat berhenti di babak perempat final. Meski, tidak juara Persib menunjukan tajinya dengan mengalahkan beberpa tim asal Thailand dan Filiphina. Saat itu kehebatan Persib terletak dari kerjasama yang bagus antar pemian, dan tangan dingin Indra Tohir mampu membuat kesebelasan ini dapat mengeluarkan potensinya.

Persik Kediri, hadapi cibiran dengan kalahkan mantan juara Asia

Sebagai juara liga pada tahun 2006 membuat klub Jawa Timur ini tampil pada kompetisi internasional. Tergabung di group neraka, bersama tim top membuatnya diragukan banyak pihak. Namun, cibiran tersebut mampu dijawab dengan menduduki peringkat tiga klasemen. Harianto dkk, bahkan sempat menaklukkan mantan juara Asia Sydney Fc.



Bertanding di Stadion Manahan Solo, Persik mampu menang dengan skor 2-1, dua goal tim ini dilesatkan oleh Budi Sudarsono dan Aris Budi Prasetyo. Kisah epik tim asal Kediri ini berlanjut dengan menahan imbang juara Jepang. Kesuksesan Persik menambah deretan tim Indonesia mampu berbicara banyak saat menghadapi negara tetangga.

Beberapa kisah hebat tim Indonesia saat berada kompetisi internasional memang tidak diragukan lagi. Bahkan beberapa tim dari negara tetangga tadi harus merasakan keganasan klub asal Indonesia. Meski tak juara, tapi dapat mempertegas bahwa kompetisi tanah air juga mampu mencetak kesebelasan yang tangguh. Jadi Apabila liga terus di undur akan membuat bakat hebat sepak bola Indonesia terbuang sia-sia.