188 Penderita AIDS Meninggal

by
Foto: thehealthsite

Foto: thehealthsite

JEPARA, kecirit.com – Selama kurun waktu 20 tahun sejak 1997 hingga Juni 2016, tercatat sebanyak 188 penderita AIDS di Jepara meninggal dunia. Saat ini penerita HIV/AIDS di Jepara masih cukup tinggi. Mencapai 480 orang.

Hal itu dikemukakan Kepala DInas Kesehatan (DKK) Jepara Dwi Susilowati melalui Kabid Kesehatan Masyarakat Mudrikatun. Total penderita HIV/AIDS di Jepara sejak terdata 1997 mencapai 668. Sebanyak 480 di antaranya sampai saat ini masih hidup.

“Sebanyak 268 merupakan penderita HIV, sedangkag 600 sudah positif AIDS. Jumlah itu baru yang terdeteksi karena mereka mau memeriksakan diri di Puskesmas maupun rumah sakit. Bisa lebih banyak karena tak semua mau diperiksa lantaran malu maupun takut,” terang Mudrikatun.

Dipilah dari profesi penderita, kebanyakan merupakan ibu rumah tangga berusia antara 26 hingga 40 tahun. Kedua wiraswasta dan untuk pekerja seks komersial justru di peringkat ketiga. Menurut Mudrikatun, salah satu penyebab ibu rumah tangga rentan mengidap HIV/AIDS lantaran tertular oleh suaminya. Bukan karena bekerja sebagai PSK secara sembunyi-sembunyi.

“Kami mengetahui penyebab penularan lantaran saat pemeriksaan kita juga menanyakan profesi yang bersangkutan hingga suaminya, serta kehidupan keseharian. Tapi tidak bisa kemukakan identitas penderita karena sesuai dengan ketentuan HAM,” tegasnya.

Salah satu yang terungkap kenapa ibu rumah tangga justru lebih banyak karena hampir kesemuanya bersuami sebagai supir truk atau bus yang seringkali keluar kota selama beberapa hari. Dari sisi geografis, mayoritas penderita terdapat di Jepara Utara. Mulai dari Bangsri, Kembang hingga Keling.

Sementara itu, dari segi penyebab penularan, lebih banyak dikarenakan gonta-ganti pasangan (heteroseksual) dengan jumlah kasus mencapai 577. Homoseksual hanya 24 orang, perinetal (bayi tertular) sebanyak 58 kasus dan pasangan rentan terinfeksi sebanyak sembilan kasus.

(Adi Purnomo/CN19/RED_KECIRIT NEWS UPDATE)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *