10 Bandar Sabu-sabu Ditangkap Polisi

by

WONOSOBO – Sepuluh bandar sabu-sabu yang beroperasi di wilayah Wonosobo berhasil ditangkap polisi. Dalam gelar perkara Kamis (27/10) para pelaku merupakan pemain lama yang merupakan hasil pengembangan dari penangkapan di SPBU Sidojoyo beberapa waktu lalu.

Polisi mengamankan sabu total seberat 30 gram. Dari sepuluh dua yang ditangkap di SPBU yakni Agung Wahyono (30) dan Fajar Suryono (33) warga kelurahan Kejiwan. Keduanya ditangkap pada 13 Oktober sekitar pukul 15.30.

Kapolres Wonosobo AKBP Azis Andriansyah menyampaikan dari dua pelaku itulah petugas kemudian mengembangkan ke sejumlah bandar dan ditangkap berturut-turut dalam tempo 7 hari yakni di Kelurahan Kalianget ditangkap Ryan Ardiyanto (31), di Kelurahan Jaraksari ditangkap Dhanis Wara Herlambang (25), di desa Wonokromo Mojotengah ditangkap Ahmad Ubaidilah (31) dan Miftahul Jannah (44) kemudian dilanjutkan penangkapan terhadap Martono Widjojo (44) di kelurahan Wonosobo Barat. Azis menambahkan, setelah dilakukan tes urine terhadap Ryan dan hasilnya positif kemudian polisi memburu para pelaku lain.

Sedangkan tiga orang sisanya yang tertangkap adalah Doni Koko Efriyadi (22), warga kecamatan Kledung Temanggung, Mochamad Heri Rochman (31) warga kelurahan Krandekan Banjarnegara dan Heri Eko Unggul (42) warga Sumberan Utara. Satu orang lagi berinisial AR masih buron. Kasatresnarkoba AKP Deni Wibowo menambahkan pada saat melakukan penggerebekan di rumah AR, ternyata AR sudah melarikan diri yang diduga sudah mengetahui penangkapan rekan-rekannya. Namun di rumah AR polisi berhasil menggelandang Doni Koko dengan barang bukti satu paket sabu seberat 29 gram, 1 set timbangan elektrik dan bukti tranfer termasuk kendaraan Vario yang digunakan pelaku menjalankan aksinya. ìDoni ditangkap dengan barang bukti 29 gram pada 20 Oktober di rumahnya desa Tuksari kecamatan Kledung usai subuh,î katanya.

Dalam pengakuan pelaku Doni, sabu tersebut yakni milik AR dan mengaku pada malam sebelumnya sudah digunakan sebagian bersama rekan-rekannya. AKP Deni mengatakan saat proses pengejaran AR itulah polisi melakukan pengembangan ada transaksi di jalan Bismo yakni antara pelaku Heri Rochman dan Heri Eko yang di lokasi diamankan satu paket sabu yang terbungkus dan akan dijual seharga Rp 500.000. Kapolres Azis menjelaskan bahwa penangkapan 10 bandar dan pemakai sabu ini menjadi bagian dari operasi yang telah diintruksikan Kapolri.

Menurutnya meski skala kecil peredaran sabu di Wonosobo masih sangat mengkhawatirkan dan menyasar kalangan pemuda. Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 114 ayat (1) Undang-undang 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun penjara. Pada tahun 2016 ini Polres Wonosobo telah menangkap puluhan pelaku pengedar dan pemakai sabu baik di dalam kota maupun lintas daerah. (H67-36)